Dalam sebuah kesempatan, seorang advisor kami dari negeri Sakura menyampaikan satu nasihat yang sederhana tapi sangat menginspirasikan.
Jepang, menjadi maju seperti sekarang, menggunakan 3 jurus dalam sejarah perkembangan negaranya.
Jurus pertama, MANERU, mirip dengan bahasa kita, yaitu MENIRU…jurus ini digunakan Jepang untuk melakukan pen-duplikasian seluruh teknologi yang telah lebih dulu dimiliki oleh Amerika dan Eropa.
Mobil, motor, pesawat terbang, alat-alat elektronik, dan banyak teknologi lain yang menjadi sasaran Jepang untuk penduplikasian teknologi. Misi ini dikenal dengan bahasa kerennya yaitu “alih teknologi”
Dan, juga saya sadari, Jepang mengambil strategi untuk penduplikasi, redesign ataupun istilah lainnya, adalah untuk mengurangi resiko dan biaya besar yang diakibatkan apabila mengambil jalan inovasi sebagai langkah pertamanya menjadi raksasa industri dunia.
Jurus kedua, Jepang melakukan YABURU, breaktrough, atau dalam bahasa kita, “TEROBOSAN”.
Setelah melakukan penduplikasian, Jepang melakukan langkah-langkah terobosan dalam dunia industrinya. Ini diambil sebagai langkah jepang untuk memberikan added value dari barang yang sudah ada, sekaligus menjadi alat pembantu dalam menganalisa perilaku pasar sesungguhnya, menangkap tantangan pasar yang ada, dan berupaya untuk menyesuaikannya.
Kemudian, jurus ketiga yang dilakukan adalah JIBUN DE TSUKURU ; MEMBUAT SENDIRI, merancang orisinalitas, inovasi.
Disini proses orisinalitas dibangun, dimana outputnya adalah image tentang produk yang menjadi kekhasan industri Jepang, yang bukan hanya khas dalam pengertian berbeda dari yang sudah ada, tapi juga dilengkapi dengan properties yang sangat sekali mengesankan “mengerti keinginan pasar”.
Kualitas tinggi, model menarik, harga terjangkau, dan perawatan mudah, dapat kita lihat dalam produk-produk mobil buatan Jepang.
Jurus-jurus ini yang membawa Jepang, bangkit dari kondisi keterpurukan yang mendasar yang pernah dialaminya, berhasil menjadi bayi yang merangkak begitu cepat, mengalahkan raksasa-raksasa industri yang lebih dahulu mendahului usia teknologinya. Jepang kini bahkan sudah menjadi salah satu raksasa industri dunia.




